Siapa bilang bikin kopi tubruk itu ribet dan harus punya alat mahal? Nggak perlu, kok! Bikin kopi tubruk itu gampang, dan kalau tekniknya pas, rasanya bisa jadi muantep banget.
Kalau kamu bertanya-tanya, "Tapi, Bang, aku kalau bikin kopi tubruk kok susah ya? Pasti aja rasanya nggak pas."
Sebetulnya, kunci muantepnya ada di rasio.
Perbandingan antara kopi dan air itu segalanya. Idealnya, formula yang pas itu 1 banding 13 sampai 1 banding 15. Balik lagi ke selera masing-masing. Nah, supaya rasio pembuatan kopi tubruknya pas tanpa timbangan, kita bisa pakai patokan sendok makan saja.
Berdasarkan hitungan kasar, 1 sendok makan peres itu beratnya kira-kira 7 sampai 8gr bubuk kopi. Jadi, kalau kamu mau seduh satu gelas standar (sekitar 200ml), rumusnya gampang:
- Pakai 2 sendok makan penuh bubuk kopi.
- Seduh dengan 200ml air mendidih.
Udah, itu aja. Dijamin kekentalannya pas. Eits, tapi soal air mendidih, perhatikan dulu hal ini, ya!
Banyak orang yang salah kaprah. Katanya seduh kopi itu harus pakai air mendidih 100 derajat. Padahal faktanya, suhu air mendidih itu nggak selalu 100 derajat. Suhu mendidih itu tergantung ketinggian tempat kamu tinggal (mdpl).
- Kalau kamu di pinggir pantai (0 mdpl), air mendidih pas di 100°C.
- Tapi makin tinggi tempat tinggalmu (pegunungan), titik didih air makin rendah.
Contohnya kalau kamu tinggal di Bandung (ketinggian rata-rata 700-an mdpl), air mendidih itu cuma mentok di suhu sekitar 98°C, lho! Jadi nggak usah nunggu airnya "bergejolak" heboh banget.
Nah, dari sini sudah paham tentang rasio dan air mendidih, kan? Sekarang saatnya kita bahas cara seduhnya yang bakal dibahas di artikel selanjutnya. Bisa diklik disini ya!
Gimana? Enak, simpel, dan nggak pake ribet, kan? Yuk sharing di kolom komentar gimana pengalaman kamu bikin kopi tubruk!
Sumber:
https://web.facebook.com/bagikertas/posts/apakah-titik-didih-air-selalu-100csebelumnya-kita-harus-tahu-dulu-definisi-titik/3802051269916459/
Sumber Foto:
kopipetani.com
Penulis: Muhammad Rafi Mahdy